Saturday, October 22, 2005

WinAmp Pro v5.11

akhirnya diupdate juga beberapa bug di winamp5.1. crash yang terjadi saat muter file surround (multichannel) dengan EQ seperti yang sempet kuposting sebelumnya, udah beres. huhuhuhu.... berikut update-an terbarunya * Updated: LAME 3.96.1 * Fixed: playlist focus issue after adding files to playlist * Fixed: crash on multichannel songs with EQ enabled * Fixed: internet connection detection not working when set to "dial-up" * Fixed: manual playlist advance with winamp videos * Fixed: EQ text display glitch * Fixed: video not filling up video window * Fixed: black bars in fullscreen video * Fixed: [gen_ml] crash with no write access * Fixed: [gen_ml] CDDB Dialog Media Library drawing glitch * Fixed: [in_dshow] seeking on files with no video or no audio * Fixed: [in_cdda] aspi ripping crash * Fixed: [ml_wire] "my music" folder creation * Fixed: [ml_wire] Podcasts with dates before 1970 handled properly * Fixed: [ml_wire] Downloading of podcasts with parameters in URL * Fixed: [out_ds] fade-on-seek settings * Fixed: [in_wm] pause glitch * Fixed: [in_mp4] view-file-info filename not scrolling * Coming Soon: Multi-user profile support (preliminary support enabled) downlud dari winamp

Wednesday, October 19, 2005

winamp 5.1 vs dan CSII Control 1.3 for WMP 9

kecewa sama surround sound yang dihasilkan oleh winamp 5.1 yang berlabel surround "Winamp 5.1 Surround Edition", akhirnya nemu plugin ok untuk Windows Media Player 9. actually, aku nggak begitu suka sama player bawaan windows XP ini karena banyaknya opsi opsi yang menurutku justru jadi sampah. belum lagi dengan skinnya yang gemuk banget, ngabisin space kalo dipake pas lagi gawe. pake skin ?? meski sudah minimize, gak bisa ilang dari taskbar. beda dengan winamp yang bisa dilemparin ke systray icon hingga gak ngabisin space di taskbar. kalo kalian tau gimana caranya mindahin WMP9 ke systray kasi tau yah. hehehehe.. pake winamp pun aku gak suka pake yang modern skill. masih demen pake yang classic. minimalis banget dan itu nggak boros memory. trus, apa sih nama plugin itu ? Circle Surround II kebetulan pake yang versi 1.3. produk dari http://www.srslabs.com. tampilannya yang mirip dengan SRS dan equalizer bawaannya windows, so gak begitu bikin bingung. begitu dibuka pertama, muncul pilihan speaker yang kita pake. 4.0, 4.1, 5.0 atau 5.1. hasilnya ??? wow, beda banget ama dengan winamp 5.1. Image hosted by Photobucket.com aku coba ngetes pake file mp3 yang aku nggak tau dia punya informasi surround atau enggak (tau sendiri kan file mp3 yang beredar bebas di internet gimana kualitasnya), sound langsung terpecah jadi 6 bagian dengan voice fokus di center speaker. hohoho... sementara kalau aku putar pakai winamp, center speaker nggak nyala. cuman front, rear dan bass aja yang nyala. dan lemahnya winamp (setahuku), dia cuman muter file yang memang punya informasi surround jelas. misalnya file aac yang emang dibuat surround. aku coba putar demo.aac bawaan winamp waktu nginstall, setelah file terputar ternyata terjadi error. penasaran juga errornya kenapa, aku coba cek output direct soundnya, ternyata masih error. aku coba matikan plugin dspnya, tetap error. hingga aku matikan equalizer bawaan winamp, dan tidak error... mutar lagu gak pake EQ ? nggak tahan deh... yang aku suka dari plugin ini, kapasitas bass yang dihasilkan nggak terlalu over seperti yang diberikan winamp kalau aku pake OSS 3d. mau coba ? at least pake speaker yang 4.0 baru kerasa bedanya.

Tuesday, October 18, 2005

teh poci, obrolan di pagi hari

pagi pagi ada temen yang nyamperin. dah lama juga gak ngobrol sama dia mungkin dianya lagi sibuk. berikut obrolannya mungkin ada manfaatnya. a**st**: hi.... afumadous: hi afumadous: pa kabar bro. a**st**: baek.... a**st**: poso tha? afumadous: insyaAllah. pean ? a**st**: poso setengah hari.... a**st**: afumadous: setengah hari ? opo o ? afumadous: poso romadon po duk ? a**st**: mari subuh turu sampe jam 2 trus posone mulai jam 2 sampe maghrib afumadous: a**st**: wonge nek bengi melek hare afumadous: iso iso wae peno. a**st**: yo ngene lha nek kerjone bengi afumadous: melek nemoni lailatul qadar ye. afumadous: iyo kuwi koyok koncoku biyen pas jik nang sam-design. dinone kuwalik. afumadous: awan dadi bengi, bengi dadi awan. a**st**: aku ket mbiyen meskipun melek rah nemu... lha wong sing disawang komputer..... a**st**: dudu alquran a**st**: afumadous: hohohoho... a**st**: tapi saiki nggak iso turu kie.. afumadous: opo o ? afumadous: lagi running project opo ? a**st**: mboh.. arek2 wis turu a**st**: bikin software GIS a**st**: besok instal ke pasuruan afumadous: opo kuwi GIS ? a**st**: minggu ke kediri afumadous: simulator ? a**st**: Geography information System afumadous: oh.. a**st**: bukan info berdasarkan peta.. (intine kuwi) a**st**: oh yo mau nanya..... afumadous: tanya apa nih ? a**st**: apaka card capture iku mempunyai mempengaruhi waktu kita encode file avi (dari premier) ke mpeg ? a**st**: based on quality a**st**: ? afumadous: pengaruh waktu pasti. afumadous: ada juga kaitannya dengan quality. a**st**: hmm....so lha nek pengen apik kudu duwe card kuwi yo...(apakah ketok bedane) afumadous: nggak harus. afumadous: insyaAllah card mpeg encoder lebih banyak perngaruhnya ke time usage saat proses rendering/encoding. a**st**: oic..... afumadous: tanpa card mpeg encoder, kita juga bisa dapatin hasil mpeg yang bagus. afumadous: dengan jalan kita tweak di softwaernya. afumadous: misalnya di tmpgenc, ada banyak opsi yang bisa kita pilih. afumadous: mau kualitas standart, ngencode cepet ? atau kualitas bagus, ngencode rada lambat/lambat sekali. afumadous: tmpgenc sudah support HyperTread untuk Pentium. afumadous: beda banget waktu yang dipake kita ngencode di kompi yang highend dengan kompi yang biasa. afumadous: sekarang TMPGEnc dijadiin tools benchmark untuk processor. afumadous: terutama untuk process encodingnya. a**st**: ic.... so skrang masalah gambar... afumadous: gambar, tergantung oleh banyak hal. a**st**: kapan lalu aku sempet syut pake handycam Hi8 trus capture pake fire wire ... asil gambar kalo misal gerak iku koq garis yo afumadous: garis itu namanya Field atau juga Interlace. a**st**: itu kenapa? afumadous: video umumnya outputnya di TV bukan di PC. a**st**: apa rekamannya (handycam) apa capturannya afumadous: TV umumnya memakai teknologi LINE bukan pixel. afumadous: berbda dengan monitor, TV kalo kita liat lebih dekat, dia terbentuk dari garis garis lurus horisontal. afumadous: karena itulah, camera diciptakan dengan mengimbangi teknologi itu. afumadous: yakni dengan adanya interlace atau field itu sendiri. afumadous: itu memang sudah bawaan dari camera. afumadous: pada saat editing video, ada option untuk kita aktifkan Fieldnya. a**st**: ok masih ttg interlace.... waktu file avi... interlace nggak ono tapi waktu di kompress dadi mpeg interlace kethok itiu napa ya? afumadous: pakai Field (upper field/lower field) atau tidak pakai field (NO FIELD) afumadous: ngeliat file avinya dimana ? afumadous: dipremiere ? di windows media player (versi berapa) ? a**st**: windows media player a**st**: versi default win xp home sp2 afumadous: file avi yang berinterlace nggak akan keliatan kalau dilihat saat play afumadous: interlacenya nggak begitu kentara. akan kentara kalau kita lihat frame by frame lewat video editing. afumadous: intinya, dia masih memiliki unsur field. afumadous: atau bisa jadi, dia sudah no field, tapi begitu di jadikan mpeg, lupa mematikan option field. afumadous: jadi secara otomatis software encoder membuat field sendiri. yang ini lebih jelek dari pada interlace yang buat saat proses shooting. afumadous: no field biasanya disebut adative afumadous: ato progressive ya lupa aku. a**st**: a**st**: oh yo aku syuting kemaren pake sony dcr125e (kalo nggak salah) afumadous: trus ? a**st**: trus asil di lcd kethok apik bersih (padahal indoor w/o lighting) lah pas disedot.. dadine rodok burem afumadous: untuk camera camera versi baru, mungkin ada option untuk matiin fieldnya kali yah. a**st**: (cahaya kuranng) afumadous: tampilan di lcd itu nggak realtime. afumadous: lcd di camera nggak boleh dijadikan acuan untuk colour sama lighting. afumadous: makanya orang orang proffesional selalu membawa monitor sendiri untuk melihat hasil on air shootnya. afumadous: monitor itu monitor khusus bukan monitor biasa. afumadous: di lcd sendiri bukankah ada setting untuk brightness contrassnya ? a**st**: brightness contras kuwi di lcdnya ya bukan di kualitas rekaman ? afumadous: kebanyakan di lcdnya. afumadous: kalau dikualitas rekaman, biasanya ada di beberapa kamera yang ada opsi filternya seperti sephia, black and white, atau juga brightness contrass mungkin. afumadous: jadi begitu dicapture, hasilnya sudah sephia atau black and white. afumadous: tanpa harus melakukan editing offline. a**st**: ic... a**st**: yo kamera kuwi ono sing CCD opo kuwi a**st**: / afumadous: soal lcd, bahkan kamera highend, LCDnya nggak berwarna alias b/w. afumadous: CCD di kamera ibarad pixel di digital camera. afumadous: semakin besar nilainya, semakin besar kerapatan pixelnya. afumadous: disamping itu, kemampuan rekamnya juga semakin bagus. afumadous: contoh kasus kita shoot sehelai rambut dikemalaman. afumadous: dengan lighting minim atau mungkin tanpa lighting pembantu. natural. afumadous: CCD kecil kebanyakan akan menampilkan banyak grain.. afumadous: sedang CCD besar, menampilkan apa adanya (tanpa grain) afumadous: atau mungkin bisa membedakan unsur hitam rambut dengan hitam background. afumadous: eh, tapi itu salah satu keunggulannya seluloid ding. kalo digital sudah bisa belum yah ? afumadous: a**st**: seluloid....? afumadous: kamera selulid seperti 35 mili dst. afumadous: bukan teknologi kaset digital. afumadous: seperti seluloidnya foto. a**st**: oic.... a**st**: mengenai hardware... any suggestion... for what kind of handycam that i should have... ? a**st**: merk type, keunggulan... afumadous: first, capture card... a**st**: trus sekalian video capture...nya afumadous: kalau ada dana, pakai yang bisa realtime preview sehingga memudahkan editing (kalau outputnya ke TV) afumadous: what u see in premiere monitor is not real colour as what you get. afumadous: by video capture card like pinnacle video, cannopus dv, matrox, you'll get wysiwyg one via TV. afumadous: so u can edit in your pc and syncronize your premire preview to TV as wysiwyg colour. afumadous: computer ?? sesuaikan sama budget aja. afumadous: kalau nyampek buat beli yang seri HT, pakai aja yang Hyperthreading. afumadous: bisa mempercepat proses encoding. afumadous: RAM, semakin besar semakin OK. a**st**: HT kuwi intel aja yo opo amd ono sing HT ? afumadous: syukur syukur yang suppport Dual Channel. afumadous: HT untuk intel itu HyperThreading. kinerja difokuskan di processornya. afumadous: sedangkan HT untuk AMD itu HyperTransport, kinerja difokuskan di transportasi bandwith dari mana kemana aku kurang tau. afumadous: mungkin dari southbridge atao norhtbridge ke processor.. afumadous: aku lupa.. afumadous: atau kalau ada dana, beli yang Dual processor. afumadous: INTEL seri terbaru, INTEL dengan code D (dual) afumadous: 2in1. afumadous: satu socket ada dua processor, kalo nggak salah. afumadous: kalo HT di intel, pc mengenali processor seperti ada dua. afumadous: atau lebih. a**st**: kira capture card yang mana turs harga piro? a**st**: soale iki akeh macem2 cuman aku nggak ngerti bedane afumadous: kalau dilihat di task manager - process, seperti ada dua processor yang bekerja. padahal itu cuman satu. a**st**: (di bhinneka.com) afumadous: capture card memang banyak tuh. untuk harga agak miring pake Pinnacle. afumadous: seri yang pro one nggak tau masih ada gak tuh. afumadous: kalau dana cukup pilih yang bisa realtime preview. a**st**: realtime preview min 2 jt... ? a**st**: ada afumadous: 2 jt ? afumadous: nggak mungkin ah. afumadous: paling gak tu masih 10 jt. afumadous: itu mungkin realtime kayak premiere. afumadous: nggak realtime ke TV. afumadous: ada blue box nya yang ngubungi ke TV. afumadous: ati ati jangan kejebak sama tulisan. afumadous: eh, aku mandi dulu yah. arep mangkat nang sawah. a**st**: ok a**st**: thanks for the infos a**st**: afumadous: ur almost welcome. afumadous:

ngatasi komputer error lagi ( bad sector ) >_<

gara gara ujan deres banget mengguyur surabaya beberapa hari lalu, plafon kamarku kebocoran talang yang umurnya sudah tua dan perlu diganti. nggak tanggung tanggung sampek dua bak. hiks. kasian deh gue.. untungnya koordinat plafon yang bocor nggak tepat diatas monitor atau juga keyboard (baca meja) atau juga cpu yang aku biarin disamping kanan bawah meja yang terbuka tutup sampingnya. agak nyrempet dikit sih. tepatnya disebelah kiri meja. bocor itu membuat aku langsung nggeser meja dari samping kiri ke kanan yang otomatis juga nggeser cpu yang disebelah kanan meja. tolol juga aku kali yah, atau mungkin lagi males aja matiin komputer, langsung aja aku geser. hasilnya ? kompi tiba tiba hang. kepaksa push OFF button deh. selang beberapa waktu aku coba nyalin lagi, eh, hardisk di ide master gak kedetek. as usual, aku coba cabut dan ganti kabel powernya. kebiasaan tuh, kali aja simbada power supply ni dah gak beres outputnya. lalu kunyalin lagi, aku cek di bios udah kedetek balik. begitu masuk wind*s aku coba chkdsk /f untuk drive drive yang ada ( c sampek j ) yang untungnya nggak ada error untuk drive d - j. untuk c, musti minta restart. kejadian dulu terulang lagi. begitu wind*s retast kemudian auto check disk, saat scan ngebaca nggak error. begitu setelah login aku coba chkdsk tanpa /f, kedetek error lagi. buset dah... teringat tips yang kudapat dari internet, berbekal senjata CD installer wind*s, boot from cd, lalu pake recovery consule, CHKDSK lewat boot disk itu. beda chkdsk lewat boot disk, opsi yang tersedia cuman /p sama /r. kurang lebih, /p dipake buat nunjukin sector yang error yang nggak kedetect waktu chkdsk pake system os. sedangkan /r fungsinya ampir mirip dengan /f. nge-fix error yang kedetect. cuman kalo mau pake /r musti dibarengi dengan /p. hasilnya, bener kedetect tuh dan syukurnya berhasil di fix error errornya. aku coba chkdsk lewat os tanpa /f, dah gak ada error. cuman yang buat aku sedih, ada 4 bytes bad sector di partisi yang aku pake buat system. huaaaaaaaaaa.. nggak rela nggak rela...

Monday, October 17, 2005

wip discman

Image hosted by Photobucket.com on progress; tools : 3d studio max 6.0

Saturday, October 15, 2005

mediacare

mediacare HIMBAUAN: Bacalah, dengarlah, tontonlah. Tapi gunakan nalar dan akal sehat Anda: Jangan percaya 100% pada media massa. Simak baik-baik, jangan telan mentah-mentah apa yang tersaji. Kupaslah, kunyahlah, saringlah, dan cermatilah dengan bijak apa yang mereka tuliskan, uarkan, siarkan, dan tayangkan. link to media care

Friday, October 07, 2005

on progress

Image hosted by Photobucket.com testing render aja seih .. :D the object still unmapped and the details of the object still uncompletted.

maxxima train simulator intro

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com 3d motion ( maxxima tex and the ring) created in 3d studio max using text line then add bevel modifier. give standart material on it with little environtment reflection. render in tga squense with alpha channel enabled then adjusted in adobe after effect and give some effect. train simulator tex created from solid layer in after effect with standart text effect some effect that availabel for after effect. the light shining from left to right while the text open with transition from center to left and right site. critics n comment are welcome.